PELAKSANAAN STRUKTUR DATA MELALUI TEORI DAFTAR

ABSTRAK

Konsep set dapat didefinisikan melalui fungsi karakteristik dan tas didefinisikan melalui fungsi hitungan. Mengikuti pendekatan ini, Tripathy, Ghosh dan Jena memperkenalkan konsep Fungsi posisi untuk menentukan daftar. Definisi baru memiliki banyak kekakuan dari yang sebelumnya digunakan dalam ilmu komputer  khususnya  dalam pemrograman umum dan fungsional . Beberapa konsep dalam bentuk operasi, operator dan properti telah dibentuk di urutan makalah yang ditulis oleh Tripathy. Juga, konsep daftar kabur  dan bahwa dari daftar kabur intuitionistic  memiliki didefinisikan dan dipelajari oleh mereka. Baru-baru ini sebuah aplikasi untuk mengembangkan daftar teori database  relasional dan operasi telah diajukan oleh Tripathy dan Gantayat . Dalam artikel kami ini menyediakan aplikasi lain dari pendekatan ini dalam mendefinisikan struktur data seperti Stack, Antrian dan Array dan mendirikan operasi pada mereka. Salah satu keuntungan utama dari pendekatan ini adalah kemudahan dalam memperluas semua konsep untuk daftar dasar untuk konteks daftar kabur  dan daftar kabur intuitionisti. Didalam makalah, kita menggambarkan bagaimana hal ini dapat dilakukan. Pengertian tentang daftar kabur dan daftar kabur intuitionistic yang baru dan setidaknya dihadiri konsep dan karya-karya dalam makalah ini akan membuka area aplikasi baru untuk mengembangkan fuzzy dan struktur data intuitionistic fuzzy.

KEYWORDS

Daftar, daftar Fuzzy, daftar kabur Intuitionistic, Stack, Antrian, Array

 

  1. PERKENALAN

Seperti yang kita ketahui, konsep dan Fungsi Pertukaran. Serta fungsi menghitung yang telah termasuk di pertukaran. Jadi wajar saja apabila konsep ini termasuk fungsi yang umum di bidang ilmu data komputer. Pertama kali diperkenalkan oleh Tripathy, Ghosh dan Jena. Gagasan fungsi posisi ini lalu dikembangkan lagi menjadi banyak konsep yang terkait dengan daftar melalui definisi baru. Mereka juga mencetuskan beberapa teorema yang mengungkap sifat dari sebuah daftar. Konsep fuzzy set intuitionistic diperkenalkan oleh Atanassov. Merupakan perluasan dari konsep fuzzy set dan menjadikan model yang lebih baik dari fuzzy set di data. Pada bab ini kita akan membahas tentang berbagai fungsi struktur data. Dengan tujuan mempermudah pengolahan data.

 

  1. DEFINISI DAN SIFAT

Definisi 2.1: Sebuah daftar L yang diambil dari satu set X diwakili oleh PL fungsi posisi, didefinisikan sebagai

PL: X → P (N),

dimana P (N) menunjukkan kekuatan set himpunan bilangan bulat non-negatif N.

Definisi 2.2: Untuk setiap daftar yang terbatas L diambil dari X, anggota himpunan L dilambangkan dengan #L dan didefinisikan sebagai

1

setiap kali sisi kanan ada. Dalam hal ini L dikatakan terbatas, jika L dikatakan tak terbatas.

Definisi 2.3: Untuk setiap daftar yang terbatas L diambil dari X, kebalikan dari L, dilambangkan dengan rev (L) adalah daftar pada X, dan diberikan oleh fungsi posisi,

2

Definisi 2.4: Untuk setiap daftar yang terbatas L diambil dari X, kepala L merupakan unsur dilambangkan dengan hd (L), di mana hd (L) = x jika 0 PL (x).

Definisi 2.5: Misalkan L daftar. Kami mendefinisikan ekor L dilambangkan dengan tl (L) sebagai

3

Definisi 2.6: Untuk setiap daftar L kita mendefinisikan fungsi init dan terakhir sebagai:

init (L) = rev (tl (rev (L))) dan last(L) = x; jika (# L -1) IPL (x).

Definisi 2.7: Untuk setiap x X dan daftar L yang diambil dari X, kita menunjukkan daftar yang diperoleh dengan menambahkan elemen x pada awal daftar L oleh kontra (x, L) dan menentukan dengan nya fungsi keanggotaan,

4

Definisi 2.8: Sebuah daftar L kosong jika PL (x) =  untuk setiap x X dan dinotasikan sebagai L = [].

Definisi 2.9: Biarkan L1 dan L2 menjadi dua daftar yang terbatas diambil dari X. Kemudian kita mendefinisikan Rangkaian dari L1 dan L2 dilambangkan dengan L1╫L2 dan diberikan oleh fungsi posisi,

5

Definisi 2.10: Misalkan L daftar terbatas diambil dari X dan [x] menjadi daftar tunggal. Kemudian posisi fungsi dari daftar L – [x] didefinisikan sebagai berikut

Kasus I: PL(x)

6

Kasus II: PL(x)

7

Definisi.2.11: Biarkan L1 dan L2 akan dua daftar ditarik dari X, maka zip dari L1 dan L2 diberikan sebagai

8

Definition.2.12: Untuk setiap dua hingga daftar L dan L ` diambil dari X, perbedaan daftar L

– L ` diberikan oleh fungsi posisinya, didefinisikan secara rekursif oleh

9

Definisi 2.13: Misalkan L daftar terbatas diambil dari X. Kemudian operator ambil pada L, untuk diberikan n N, dilambangkan dengan mengambil (n, L) dan itu adalah daftar yang fungsinya posisi diberikan oleh

10

Definisi 2.14: Misalkan L daftar terbatas yang diambil dari X. Kemudian, untuk setiap n  N drop operator pada L dilambangkan dengan drop (n, L) dan itu adalah daftar yang fungsinya posisi diberikan oleh

11

Definisi 2.15: Untuk setiap daftar L diambil dari X dan sejumlah n alami, kita mendefinisikan elemen

Indeks (L, n) sebagai XX, sehingga x = hd (mengambil (n + 1, L) – mengambil (n, L).

Berikut dua sifat daftar, yang Teorema didirikan pada ([7]) yang akan digunakan dalambagian yang akan datang:

Teorema 2.1: Jika L1 dan L2 adalah daftar yang diambil dari X dan f adalah pemetaan dari X ke X, maka untuk setiap n  N,

12

Teorema 2.2: Untuk setiap n  N dan untuk daftar L1 dan L2 diambil dari X,

13

3.   STRUKTUR DATA MELALUI DAFTAR

 

  1. INTUITIONISTIC FUZZY STRUKTUR DATA MENGGUNAKAN INTUITIONISTIC FUZZY LISTS

Gagasan dari intuitionistic fuzzy list yang sudah diperkenalkan

 4.1 : Salah satu cara untuk melalu literatur bahwa gagasan dari fuzzy list dan oleh karena itu, fuzzy stack, fuzzy queue, fuzzy array dan sesuai operasi intuitionistic fuzzy adalah sepenuhnya baru. Kami telah memperkenalkan pendekatan sehingga dapat mengembangkan relasi database dalam [9]. Menggunakan gagasan dari  fuzzy list dan intuitionistic fuzzy list dan struktur data yang didefinisikan berdasarkan ketika seperti array, salah satu dapat mengembangkan teori intuitionistic fuzzy list dan teori intuitionistic fuzzy list database. Dalam aplikasi modern tanpa diduga telah menjadi bagian integral dan database yang diusulkan akan menjadi bagian terpenting dari nilai sebuah aplikasi.

Definisi 5.1 : Sebuah intuitionistic fuzzy list L yang diterapkan pada X yaitu menggambarkan sesuai posisi dari fungsi PL yang didefinisikan sebagai

PL : X x J -> P(N)

Dimana = { (a , b) : a,b Î[0 ,1] and 0£ a + b £ 1} dan P(N) merupakan set dari keseluruhan set dari N. Dengan demikian, untuk semua X Î X dan (a,b) Î J, PL(x, (a,b)) menyediakan posisi dari set dimana elemen X terjadi dalam L dengan tingkatan dari anggota (a,b).

Sebuah intuitionistic fuzzy list merupakan sebuah ekstensi dari fuzzy list. Intuitionistic fuzzy struktur data seperti intuitionistic fuzzy STACK (IF-STACK), intuitionistic fuzzy QUEUE(IF-QUEUE) dan intiunistic fuzzy ARRAY (IF-ARRAY) merupakan ekstensi sesuai dengan versi fuzzy.

Beberapa operasi pada STACK/F-STACK, QUEUE/IF-QUEUE dan ARRAY/IF-ARRAY secara luas dapat digunakan untuk mendefinisikan operasi tersebut pada IF-STACK, IF-QUEUE dan IF-ARRAY dalam cara yang biasa. Jadi kita menghilangkannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *